Optimasi Pencarian Informasi melalui Search Engine

Melanjutkan materi sebelumnya mengenai manfaat Internet adalah sebagai salah satu sumber informasi. Untuk tahap selanjutnya adalah bagaimana kita mencari dan mendapatkan informasi sesuai dengan yang kita butuhkan dengan hasil yang maksimal.

 

Di internet kita mengenal adanya fitur mesin pencari (search engine), dengan adanya search engine ini kita akan sangat terbantu dalam hal pencarian informasi tersebut. Pencarian informasi melalui search engine sangat tergantung pada cara atau strategi melakukan pencarian. Bila pencarian dilakukan dengan cerdik hasil yang didapat akan lebih optimal. Sebaliknya, bila pencarian dilakukan tanpa arah, maka hasilnya pun berupa ’never ending search’ karena jumlah dokumen yang tersedia di WWW (World Wide Web) mencapai milyaran. Selain itu informasi dalam WWW tidak di-indeks seperti katalog perpustakaan yang telah diurutkan berdasarkan nomor buku, judul buku, atau indeks nama pengarang.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memanfaatkan fasilitas search engine (sumber : didapatkan dari beberapa sumber di internet). Beberapa tahapan yang perlu dilakukan guna mengoptimalkan pencarian informasi melalui search engine antara lain :
1. Menentukan kata kunci (key words) dan kata-kata lain yang terkait (related words). Sebagai contoh apabila kita       ingin mencari data pertanian, maka kita dapat memasukkan kata kunci semisal : agribisnis, usaha tani, petani,       agriculture dan seterusnya.
2. Menggunakan frase tertentu, antara lain: 
    a) Pakai tanda petik ganda untuk menyoroti frase kata yang dicari. Contohnya: ”usaha tani” hasil pencariannya           akan berbeda jika anda menuliskan: usaha tani; 
    b) Melakukan kombinasi frase kata dengan kata biasa. Contohnya: ”usaha tani”jagung; 
    c) Mempergunakan ’wild cards’ (tanda asterik atau *). Contohnya : Tani* untuk kata pertanian, petani, bertani
3. Memanfaatkan advance search, dengan memakai ‘boolean logic’ seperti AND, OR, NOT, AND NOT dan NEAR. Tipe       operator boolean, beserta contoh cara pemakaian dan deskripsinya diuraikan sebagai berikut :
    a) AND Contoh: sawah AND petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah dan petani
    b) ”..... +.....” Contoh : sawah +petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah dan petani
    c) AND NOT Contoh: sawah AND NOT petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah tetapi tidak ada kata            petani
    d) ”.......... -.......” Contoh : sawah –petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah tetapi tidak ada kata            petani
    e) OR Contoh: sawah OR petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah atau ada kata petani
    f) ”.............” Contoh: ”Kelompok Tani”, Berarti mencari kalimat yang ada kata kelompok tani-nya
    g) (.......) Contoh: sawah AND (sungai OR petani), Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah dan sungai atau          mencari kata sawah dan petani
    h) NEAR Contoh: sawah NEAR petani, Berarti kalimat sawah atau petani harus ada dalam dokumen , dan dalam             kalimat atau paragraf yang sama
4. Penggunaan kata Berbahasa Indonesia dapat juga dijadikan faktor pembatas dalam suatu pencarian, mengingat     situs-situs penyedia layanan informasi dengan basic Bahasa Indonesia masih relatif sedikit.
5. Untuk pencarian gambar atau image, pemilihan ukuran gambar juga dapat dijadikan batasan bagi jumlah                 pencarian.

 

Semoga bermanfaat dan dapat mengoptimalkan internet dalam pencarian informasi. Dengan memahami kegunaan internet kami berharap pembaca juga dapat memperkaya informasi yang dimiliki sehingga dapat bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang lain.

Artikel ini terselenggara atas kerjasama YLPI Al Hikmah dengan PT. Padi Internet

http://www.alhikmahsby.com/ind/?mod=news&id=395